MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAMES FINAL

Program flash kami telah mencapai batas pengumpulan, maka media ini telah mencapai akhir pembuatan. Mudah-mudahan media pembelajaran ini dapat berguna  bagi para pengguna media pembelajaran.

Program tersebut merupakan hasil kerja sama kelompok kami :

1. Dimas Sandi Sasmito

2. Nike HArdiani Sari

3. Romjatul Hayat

media tersebut dapat dilihat dibawah ini

kalau terlalu lama, maka dapat gunakan link berikut  http://nike.fileave.com/3.swf

Filled Under: Artikel

MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAME REVISI

Dalam media ini kami sudah menyertakan materi didalamnya. Media ini merupakan hasil kerja sama kelompok kami yaitu :

1. Dimas Sandi Sasmito

2. Nike HArdiani Sari

3. Romjatul Hayat

kalo ingin melihat lebih jelas, dapat anda lihat dalam tampilan dibawah ini :

Filled Under: Artikel

MEDIA BERBASIS GAMES

Filled Under: Artikel

MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAME 2

Filled Under: Artikel

MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS GAME

kami melakukan perombakan sekali lagi terhadap karya kami yang sebelumnya, sehingga media yang kami buat lebih mengacu kepada games, mudah-mudahan media pembelajaran ini dapat digunakan sebagai sarana yang baik ubtuk proses pembelajaran di sekolah terutama siswa SMP. Tampilan file kami dapat dilihat dibawah ini

Filled Under: Artikel

SEMANGAT

buat temen2 kelompok q, semangat buat program flashnya,, SEMANGAT dan USAHA pasti akan menghasilkan sesuatu yang terbaik..

GANBATE :-)

SEMANGAT :-)

Filled Under: Artikel

tampilan dalam fileave

pada artikel kali ini kami memposting blog kami ke dalam fileave, sehingga file flash kami ( bentuk swf) dapat dijalankan tanpa harus mendownload terlebih dahulu. Contohnya dapat terlihat seperti dibawah ini..

Filled Under: Artikel

Tampilan Baru

Dalam pembuatan media pembelajaran yang kami buat, kami agak rombak sedikit bagian menu utama, serta pembukanya. Dalam hal ini dapat dilihat dengan penggunaan warna yaitu lebih besar menggunakan warna biru. Berbeda dengan yang sebelumnya, kami gunakan program swift 3D dalam pembuatan animasi segitiga. dan juga kami lebih gunakan software yang dapat membuat huruf lebih menarik untuk di terapkan dalam media pembelajaran kami.

untuk lebih lengkapnya mengenai flash swf kami dapat di download di sini

berikut gambar dari media pembelajaran matematika kami :

hm71

hm721

hm73

Filled Under: Artikel

MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA 2

Dalam bagian ini kami lebih menyempunakan lagi bentuk dari menu utama yang telah kami buat sebelumnya. Dalam tugas yang diberikan mata kuliah prokom lanjut, menu yang kami buat telah terdapat bagian dari menu utamanya, sehingga tampilan menu lebih interaktif. Contoh gambarnya adalah sebagai berikut :

Bentuk swf dari menu kami dapat di download di sini

hmm6-2

Filled Under: Artikel

MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA

Media berasal dari bahasa latin merupakan bentuk jamak dari “Medium” yang secara harfiah berarti “Perantara” atau “Pengantar” yaitu perantara atau pengantar sumber pesan dengan penerima pesan. Beberapa ahli memberikan definisi tentang media pembelajaran. Schramm (1977) mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran. Sementara itu, Briggs (1977) berpendapat bahwa media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku, film, video dan sebagainya. Sedangkan, National Education Associaton (1969) mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar, termasuk teknologi perangkat keras. Dari ketiga pendapat di atas disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik.

Brown (1973) mengungkapkan bahwa media pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran dapat mempengaruhi terhadap efektivitas pembelajaran. Pada mulanya, media pembelajaran hanya berfungsi sebagai alat bantu guru untuk mengajar yang digunakan adalah alat bantu visual. Sekitar pertengahan abad Ke –20 usaha pemanfaatan visual dilengkapi dengan digunakannya alat audio, sehingga lahirlah alat bantu audio-visual. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), khususnya dalam bidang pendidikan, saat ini penggunaan alat bantu atau media pembelajaran menjadi semakin luas dan interaktif, seperti adanya komputer dan internet.

Media memiliki beberapa fungsi, diantaranya :

  1. Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki oleh para peserta didik. Pengalaman tiap peserta didik berbeda-beda, tergantung dari faktor-faktor yang menentukan kekayaan pengalaman anak, seperti ketersediaan buku, kesempatan melancong, dan sebagainya. Media pembelajaran dapat mengatasi perbedaan tersebut. Jika peserta didik tidak mungkin dibawa ke obyek langsung yang dipelajari, maka obyeknyalah yang dibawa ke peserta didik. Obyek dimaksud bisa dalam bentuk nyata, miniatur, model, maupun bentuk gambar – gambar yang dapat disajikan secara audio visual dan audial.
  2. Media pembelajaran dapat melampaui batasan ruang kelas. Banyak hal yang tidak mungkin dialami secara langsung di dalam kelas oleh para peserta didik tentang suatu obyek, yang disebabkan, karena : (a) obyek terlalu besar; (b) obyek terlalu kecil; (c) obyek yang bergerak terlalu lambat; (d) obyek yang bergerak terlalu cepat; (e) obyek yang terlalu kompleks; (f) obyek yang bunyinya terlalu halus; (f) obyek mengandung berbahaya dan resiko tinggi. Melalui penggunaan media yang tepat, maka semua obyek itu dapat disajikan kepada peserta didik.
  3. Media pembelajaran memungkinkan adanya interaksi langsung antara peserta didik dengan lingkungannya.
  4. Media menghasilkan keseragaman pengamatan
  5. Media dapat menanamkan konsep dasar yang benar, konkrit, dan realistis.
  6. Media membangkitkan keinginan dan minat baru.
  7. Media membangkitkan motivasi dan merangsang anak untuk belajar.
  8. Media memberikan pengalaman yang integral/menyeluruh dari yang konkrit sampai dengan abstrak

Terdapat berbagai jenis media belajar, diantaranya:

  1. Media Visual : grafik, diagram, chart, bagan, poster, kartun, komik
  2. Media Audial : radio, tape recorder, laboratorium bahasa, dan sejenisnya
  3. Projected still media : slide; over head projektor (OHP), in focus dan sejenisnya
  4. Projected motion media : film, televisi, video (VCD, DVD, VTR), komputer dan sejenisnya.

Sejalan dengan perkembangan IPTEK penggunaan media, baik yang bersifat visual, audial, projected still media maupun projected motion media bisa dilakukan secara bersama dan serempak melalui satu alat saja yang disebut Multi Media. Contoh : dewasa ini penggunaan komputer tidak hanya bersifat projected motion media, namun dapat meramu semua jenis media yang bersifat interaktif.

Dalam tugas yang diberikan oleh dosen mata kuliah Program Komputer Lanjut maka kami ditugaskan untuk membuat sebuah media pembelajaran matematika interaktif. Dalam proses pembuatan tersebut kami telah membuat tahapan awal untuk tugas akhir kami. Contoh menu media pembelajaran matematika yang akan kami buat adalah sebagai berikut :

menu-fiks

Filled Under: Artikel